Timor Leste

Sejarah singkat
Kehadiran CB di Timor Timur sejak tahun 1979 atas undangan Mgr.Martino Lopes Da Cruz (Uskup Keuskupan Dili). Ketika Timor Timur baru saja bebas dari pergolakan perang saudara pada tahun 1975. Situasi yang penuh gejolak ini merenggut banyak korban jiwa, dan banyak orang mengalami rasa sakit dan menderita karena kehilangan kerabat, rumah dan harta benda. Banyak orang melarikan diri ke Timor Barat, Indonesia, untuk menyelamatkan diri dan keluarganya, dan sampai saat ini masih banyak orang yang belum kembali dan beberapa telah menjadi warga negara Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, saat ini di Timor Timur telah dibentuk pemerintahan baru, dengan presiden yang baru. Xanana Gusmao masih menjabat perdana menteri untuk periode ini. Sementara itu Gereja juga telah mengalami perkembangan positif. Tanggal 5 September sampai dengan tanggal 9 September 2012, di Keuskupan Dili, Timor Leste akan diadakan Konferensi Para Uskup yang akan dihadiri oleh para uskup dari enam negara. Tiga dari para Uskup tersebut akan tinggal beberapa hari di Komunitas CB Bebora selama konferensi.

Meskipun di Timor Leste sudah 33 tahun CB hadir dan aktif di Timor Timur, kami hanya memiliki tiga komunitas dengan jumlah suster 8 orang, yaitu: 1) Komunitas Bebora oleh tiga suster, 2) Komunitas Dare dengan tiga suster, dan 3) komunitas pembinaan awal dengan dua suster. Tempat pembinaan awal ini dimulai pada tahun 2007. Tunas baru mulai tumbuh dan berkembang, dan rencana untuk masa depan akan dimulai novisiat mereka di sana. Rumah Novisiat saat ini sedang dibangun di Manleuana, di bagian barat Dili. CB sekarang telah tumbuh dan berkembang dengan peningkatan anggota dan penyebaran karya.

Apa yang kita lakukan?
Saat ini para suster CB di Timor Leste berkarya CB di beberapa bidang, antara lain: 1) berkarya di bidang pendidikan (TK & Play Group) dan rencananya akan membuka karya pendidikan untuk tingkat SD karena adanya kebutuhan yang mendesak, 2) di bidang pastoral-sosial dan Rumah retret milik keuskupan. Dalam situasi yang tidak menentu seperti di Timor Leste ini, yang diperlukan adalah bantuan dari Surga, untuk dapat menjawab panggilan Tuhan dan mampu menanggapi kebutuhan masyarakat setempat. Kami berusaha keras dengan harapan dan keberanian sehingga CB semakin berakar dan tumbuh di Timor Leste.

Tinggalkan balasan

Informasi pribadi anda tidak akan dipublikasikan. Tanda * wajib diisi.