Tanzania

Sejarah singkat

Kami , para suster CB, mulai hadir di Tanzania pada tahun 1959.
Kehadiran kami ini merupakan jawaban atas anjuran Paus Pius XII dalam ensiklik ‘Fidei Donum’. Jawaban yang sama juga datang dari Kongregasi para bruder Belaskasih dari ‘Joannes De Deo’. Bersama tiga bruder berkebangsaan Belanda, berangkatlah tiga suster kami (yang juga berkebangsaan Belanda) ke Tanganjika (sekarang Tanzania), untuk melaksanakan perutusan baru di benua Afrika. Mereka mengawali dengan karya pelayanan kesehatan di ‘Sengerema’, di distrik Geita, Keuskupan Mwanza, Tanzania Barat.
Pada tahun 1967, CB Tanzania ditetapkan menjadi Regio.
Baru sejak tahun 1990, kami mulai menerima calon-calon dari Tanzania.

Pada tahun 1990, Keuskupan Mwanza dibagi menjadi dua. Sengerema termasuk dalam Keuskupan Geita.
Pada saat ini kami hadir di Keuskupan Geita, Tabora dan Moshi serta di Keuskupan Agung Dar es Salaam dan Arusha.

Apa yang kami lakukan
Kami melibatkan diri dalam berbagai karya kerasulan: pelayanan kesehatan, pendidikan, sosial dan pastoral.

Pelayanan Kesehatan
Dalam pelayanan Rumah Sakit dan pusat kesehatan masyarakat di desa-desa, kami bekerjasama dengan keuskupan maupun pemerintah. Kami juga terlibat dalam mempersiapkan tenaga assisten medis dan para perawat.

Pelayanan pendidikan
Di bidang pendidikan formal, kami menyelenggarakan Sekolah Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah, serta ikut mengelola Pendidikan Guru Taman Kanak-kanak dan pengajaran pada Akademi Pendidikan Guru.
Disamping itu, kami juga memberi pelajaran agama di sekolah dasar dan menengah negri.
Pendampingan para siswa guru maupun para calon perawat di asrama juga merupakan pelayanan kami.

Pelayanan Sosial
Dalam tugas kami masing-masing, kami semua terlibat juga dalam aneka bentuk kegiatan sosial, misalnya dalam proyek peningkatan penghasilan, proyek anak cacat, proyek penderita AIDS, kegiatan kunjungan rumah bagi para orang tua yang terlantar, dsb. Kegiatan ini kami lakukan disamping tugas pokok pelayanan kami.

Pelayanan Pastoral.
Pelayanan pastoral merupakan bagian integral dari hidup kami sebagai religius. Kesaksian akan Cinta Allah yang penuh belas kasih juga kami wujudkan dengan melibatkan diri dalam membangun komunitas umat basis didesa-desa sekitar kami bersama para tetangga, dalam kegiatan-kegiatan paroki, terutama dengan memberi pelajaran agama pada anak-anak dan pembinaan muda-mudi.

Tinggalkan balasan

Informasi pribadi anda tidak akan dipublikasikan. Tanda * wajib diisi.