Spiritualitas Kami

Panggilan dalam hidup religius merupakan suatu penyucian istimewa, yang secara mendalam berakar dalam penakdisan baptis dan mengungkapkannya secara lebih utuh melalui pengikraran nasehat-nasehat Injil (Perfectae Caritatis, # 5).  Sebagai suster CB, kami mencoba untuk hidup dan berkarya sesuai dengan semangat Injil dalam semangat Bunda Elisabeth (cf. Konst. 6).

“Kharisma Bunda Elisabeth memberi inspirasi kepada kita yang dipanggil dalam Kongregasi ini, untuk berusaha membina dan mengungkapkan sikap “Hamba Yahwe” dalam hidup kita. Dalam menjawab tantangan jaman, dengan kegembiraan dan kesederhanaan kita mengabdi sesama terutama mereka yang mengalami kesesakan hidup. Dengan keyakinan teguh bahwa Kristus Sang Tersalib memanggil kita melalui mereka kita rela berbagi harta rohani dan jasmani dengan mereka” (Konst. 3).

Inspirasi dan kharisma Pendiri kami merupakan dasar dari spiritualitas Kongregasi kami. Spitualitas ini telah berkembang dalam waktu lebih dari 175 tahun keberadaan kami sebagai Kongregasi.

Kongregasi CB menyadari diri sebagai bagian dari sejarah dan Gereja, hidup dalam persaudaraan yang terbuka kepada Allah dan sesama. Kami mencoba untuk mendengarkan dan menanggapi secara murni kehidupan Injili sesuai dengan karisma masing-masing, dan berkomitmen untuk membangun Kerajaan Allah di manapun kami berada. Kami berkarya untuk evangelisasi di rumah retret, rumah sakit, sekolah, karya pastoral, membangun iman masyarakat lokal, perkumpulan-perkumpulan religius, bagi keadilan dan perdamaian bagi martabat manusia yang tidak dihargai, terutama bagi mereka yang miskin, menderita dan tersisih.

Kharisma   :  Cinta tanpa syarat dan berbela rasa dari Yesus Kristus yang tersalib.

Visi             :  Yang miskin, yang tersisih dan yang menderita diselamatkan dan dibebaskan dalam keutuhan Kerajaan Allah.

Misi            :  Sadar akan persembahan hidup kita kepada Tuhan melalui hidup berkaul sesuai dengan Kosntitusi kami, dengan diilhami oleh Roh Kudus dan dijiwai oleh Kharisma Bund aElisabeth Gruyters, serta dalam kesetiaan kepada Gereja Universal, kami, Suster-suster Cintakasih Santo Carolus Borromeus berserah diri untuk:

  •  Mengembangkan relasi yang mendalam dengan Kristus dalam sikap hidup kontemplatif dan terus-menerus berdiskresi.
  •  Memberikan kesaksian hidup sebagai “Hamba Yahweh”.
  •  Mewujudkan pelayanan bagi keutuhan manusia agar semakin sesuai dengan citra Allah sebagai tanda kehadiran KerjaanNya; dan menanggapi tantangan jaman dalam kegembiraan dan kesederhanaan, dengan keberpihakan pada mereka yang menderita karena ketidak-adilan.

Kharisma Bunda Elisabeth menjadi inspirasi dalam menjalankan hidup dan perutusan kami dengan cara yang lebih bermakna. Bagaimanapun juga, hal ini tidak pernah terjadi dengan sendirinya. Melanjutkan studi dan refleksi tentang spiritualitas Kongregasi menjadi bagian yang penting agar kami tetap relevan tidak hanya untuk generasi kami saat ini, tetapi juga untuk generasi yang akan datang. Dengan bergandengan tangan kami perlu mengusahakan agar spiritualitas kami menjadi sumber yang menginspirasi, memelihara, menyemangati dan memberi kehidupan bagi kami dan sesama yang kami jumpai. Hanya dengan cara inilah pendalaman dan penyampaian spiritualitas kami dapat dilaksanakan dalam tindakan konkrit.

Tinggalkan balasan

Informasi pribadi anda tidak akan dipublikasikan. Tanda * wajib diisi.